Hari Ini:

Jumat 17 Nov 2017

Jam Buka Toko:

08.00 s/d 21.00 WIB

Telpon:

08561706113
085691692010

SMS/Whatsapp:

08561706113
085691692010

BB Messenger:

5D9AC1F9
5AF477CB

Email:

tokokarismasusu@gmail.com

Alamat Toko

Karisma Milkshop :

Cabang:

-Perum Ruko Telaga Pasiraya blok A No.49 Kelurahan Sukasari kecamatan Serang Baru, Cikarang-Bekasi

-Jl Raya Serang dekat dengan POM bensin Cicau Serang

-Perum KSB Bundaran ke-3 Ruko Blok E No.17

Testimoni

Pembayaran Melalui

Rek : 522.944.932
An. Devi Eryani
Rek : 156.00.100.6097.0
An. Devi Eryani
Rek : 284636246
An. Devi Eryani
Rek : 0319-01-026443-50-2
An. Devi Eryani

GTM (Gerakan Tutup Mulut) pada Anak

09 Agustus 2016 - Kategori Blog

ptg00962510

GTM alias gerakan tutup mulut. Fase ini kerap menjadi momok bagi para ibu-ibu. Kondisi ini adalah dimana si kecil menolak semua makanan yang disodorkan padanya, bahkan makanan yang kita tau merupakan favoritnya.

Menurut hasil mbah Google, anak usia 0-3 tahun wajar jika mengalami fase GTM .Karena di usia segitu, anak masih dalam tahap belajar konsep makan dan belum mengerti konsep waktu. Yang biasanya mereka lakukan saat GTM misalnya :

  • membuang makanan setelah sampai salam mulut (dilepeh)
  • menepis suapan ibu atau siapapun yang nyuapin
  • bermain-main dengan makanan tanpa dimakan

Kalau sudah begini, pasti bunda  jadi pusing tujuh keliling. Apalagi emak-emak yang masih khawatir kalau perut anaknya belum kena nasi atau karbohidrat lainnya.

Menurut beberapa referensi, beberapa penyebab anak menolak makan adalah :

  • Terlalu banyak ngemil diantara jam makan sehingga perut masih kenyang dan asupan nutrisi yang dibutuhkan masih tercukupi
  • Pekembangan ego si anak. Seiring pertumbuhannya, anak mulai merasa bahwa ia adalah individu terpisah dari orangtuanya, sehingga dengan menolak dominasi orangtua dianggap sebagai perilaku yang mandiri
  • Anak ingin mencoba kemampuannya untuk makan sendiri, namun sering dilarang oleh orangtua
  • Menu yang tidak bervariasi. Merasa nggak bisa masak? Sama! Coba buka-buka thread Mommies Daily bagian resep, banyak yang mudah dan perlu dicoba loh!
  • Anak sedang sakit ( dalam tahap tumbuh gigi juga bisa jadi alasan)
  • Gangguan psikologis, misalnya si kecil baru saja berpisah dengan orang yang ia sayangi (contoh, kakek, nenek atau pengasuh yang biasanya menjadi teman

 

Meski tidak perlu terlalu risau, Bunda harus tetap berusaha keras dan tidak berputus asa agar si kecil selalu mendapatkan asupan gizi berimbang demi tumbuh kembangnya. Berikut beberapa tips jitu saat Bunda mengatasi gerakan tutup mulut pada anak.

1. Kenali penyebabnya

Untuk dapat mengatasi aksi GTM, tentu Bunda perlu mengetahui penyebabnya secara jelas agar dapat memberikan solusi yang tepat. Agar dapat melakukan hal tersebut, Bunda perlu memperhatikan si kecil secara jeli dan teliti.

2. Bersikaplah sabar dan lebih fleksibel

Sejatinya Bunda tentu ingin anak mengikuti pola makan tertentu secara disiplin dan mengonsumsi makanan tertentu yang sudah Bunda buatkan untuknya. Tetapi bila penolakan terjadi, Bunda perlu sedikit bersabar, mengalah pada kemauannya, kemudian kembali mengenalkannya pada makanan Bunda. Sedikit makan dalam porsi kecil tetapi sering akan lebih baik daripada makanan dengan porsi besar yang justru membuat enggan makan.

3. Variasikan menu makanan

Untuk dapat membuat si kecil makan, Bunda tidak perlu menjadi ahli memasak. Yang terpenting, Bunda paham akan keinginan si kecil dengan baik dan menyesuaikannya.

4. Batasi waktu makan maksimal 30 menit

Makan lebih dari 30 menit akan membuat rasa makanan berubah karena udara. Selain itu, pilihlah jadwal makan yang tepat. Jangan terlalu dekat dengan waktu minum ASI.

5. Ajak si kecil makan bersama keluarga

Makan bersama-sama tentu akan membuatnya lebih bersemangat makan daripada makan sendiri. Biarkan ia mencoba makanannya sendiri dengan terus didampingi.

6. ASI bukanlah bukan pengganti makanan

Saat berusia lebih dari 6 bulan sampai 1 tahun, ASI hanya dapat memenuhi 70% asupan gizi si kecil. Persentase ini menurun hingga 30 % saat ia berusia lebih dari 1 tahun. Karena itu asupan makanan sangat penting baginya. Bila sedang GTM jangan berikan susu; tetap ajak dia pelan-pelan untuk makan demi asupan gizinya. Ingat, kenaikan berat badan bukanlah satu-satunya tujuan. Lebih baik menjaga agar anak selalu mendapatkan asupan gizi berimbang.

7. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

Bunda dapat menyuapinya dengan penuh kasih sayang, bercerita tentang makanan yang ada di piringnya, atau mengajaknya bernyanyi riang. Bila ia menghabiskan makanannya dengan baik berikan ia pujian.

8. Tidak perlu memberikan suplemen penambah nafsu makan

Penyebab GTM sangatlah beragam dan hanya bisa ditangani bila Bunda mengetahui permasalahannya. Suplemen makanan tidak terlalu berpengaruh pada nafsu makan si kecil.

9. Biasakan makan pada tempat biasa

Memberi makan sambil mengajak anak jalan-jalan atau sambil menonton TV akan membuat anak membiasakan perilaku makan yang tidak baik.

10. Buatlah diary makanan

Diary ini dapat memuat kebiasaan makan si kecil, apa saja yang disukai dan tidak disukainya, juga apa saja yang membuatnya

Itu tadi sekilas info tentang GTM ya Bunda, semoga bermanfaat ya bunda

KARISMA SAHABAT ANAK HEBAT